Pantangan (abstinence), - |
| | Menahan diri dari memperturutkan hati. Terkait dengan terapi ketergantungan, berhenti sama sekali penggunaan narkoba. |
| |
Pemantauan (monitoring), - |
| | Tata cara berkesinambungan pengumpulan dan analisis informasi mengenai pelaksanaan proyek. |
| |
Pendidikan Sebaya, - |
| | Strategi pendidikan yang diciptakan dan dilaksanakan oleh anggota kelompok tertentu untuk sesamanya, misalnya pengguna narkoba. Hasil yang diharapkan adalah untuk membuat dan menahan perubahan pada perilaku dengan pemberian informasi terkait dari sumber yang dapat diterima. |
| |
Pengalihan Narkoba (Drug Substitution), - |
| | Mengganti narkoba yang dipakai pengguna narkoba dengan obat serupa (misalnya metadon atau buprenorfin). Sasarannya adalah untuk mengurangi dampak buruk yang terkait dengan kesehatan, sosial dan ekonomis pada seseorang dan komunitas. |
| |
Penggunaan Peralatan Suntik Bergantian, - |
| | Waktu seseorang memakai peralatan suntik dan diikuti oleh orang lain yang memakai peralatan yang sama, tanpa menyucihamakannya. Tindakan ini dapat mengakibatkan penularan HIV, hepatitis B dan C; jarum suntik adalah jenis peralatan yang paling penting dalam penularan virus ini. |
| |
Pengurangan Dampak Buruk (Harm Reduction), |
| | Definisi yang diterima secara umum belum muncul. Namun, unsur pokok yang umum adalah mengurangi dampak penggunaan narkoba yang bahaya atau merugikan tanpa harus mengurangi penggunaan narkoba. Penekanan adalah pada sasaran pragmatis jangka pendek di atas sasaran jangka panjang yang idealis. Contoh program yang mendukung pengurangan dampak buruk termasuk program pertukaran jarum suntik, program pendidikan pengguna narkoba, dan program terapi ketergantungan dan pengalihan narkoba. |
| |
Pengurangan Pemasokan (Supply Reduction), - |
| | Beberapa tindakan yang dilaksanakan untuk mencegah narkoba ilegal menjangkau konsumen. Tindakan ini termasuk: 1) memberantas panen narkoba ilegal; 2) pengalihan panen untuk mengurangi tanaman panen ilegal; 3) merintangi pemasokan bahan baku yang dipakai untuk mengelola narkoba ilegal; 4) mengganggu berbagai sarana yang dipakai untuk mengangkut narkoba; 5) membatasi pengedaran dalam rantai perdagangan; 6) pengawasan dan/atau perundang-undangan mengenai pencucian uang; dan 7) Perang terhadap Narkoba. |
| |
Pengurangan Permintaan (Demand Reduction), - |
| | Pencegahan penggunaan narkoba ilegal. Beberapa pendekatan pencegahan termasuk 1) memberi pendidikan dan informasi yang membidik pada masyarakat umum, kaum muda (program dalam sekolah) dan pengguna narkoba, agar orang dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi mengenai cara hidup yang sehat; 2) terapi ketergantungan untuk pengguna narkoba termasuk detoksifikasi (jika pantas di bawah pengawasan medis), terapi pemeliharaan metadon dan rehabilitasi secara sosial dengan mendorong kemungkinan kerja dan memadukannya kembali pada masyarakat; dan 3) pengembangan komunitas yang menghadapi masalah kemiskinan, kesempatan ekonomis dan memadukan orang dalam bentuk sosial yang berarti. |
| |
Peralatan Suntik, - |
| | Meliputi jarum suntik, semprit, saringan, air, gelas, sendok, turniket dan permukaan. |
| |
Perangsang (Stimulant), - |
| | Narkoba yang digolongkan sebagai perangsang termasuk amfetamin, kokain, ecstasy dan halusinogen. |
| |
Prevalensi (Prevalence), - |
| | Jumlah orang yang mengalami penyakit tertentu. |
| |
Profilaksis (Prophylaxis), - |
| | Obat yang dipakai oleh seseorang agar dirinya terhindar dari serangan penyakit. |
| |
Perjasun, Program Pertukaran Jarum Suntik |
| | Program yang membolehkan pengguna narkoba suntikan untuk memperoleh jarum suntik yang suci hama, pembuangan jarum suntik bekas dan pemberian nasihat dan informasi. Program tersebut dapat di tempat tetap atau memakai layanan penjangkauan. |
| |
Program, - |
| | Sebuah kelompok proyek atau layanan terkait dibidik pada menghasilkan tujuan-tujuan tertentu (biasanya serupa atau terkait). Proyek yang berjangka panjang dapat dianggap sebagai program. |
| |
Penasun, Pengguna Napza suntik |
| | pengguna atau penyalahguna Napza yang digunakan dengan cara disuntikkan pada pembuluh darah vena memakai jarum suntik. |
| |
Pengguna Napza, |
| | pengguna atau penyalahguna atau ketergantunan Napza. |
| |
Prevalence, prevalensi, |
| | jumlah orang yang mengalami penyakit tertentu. |
| |